Langsung ke konten utama

Reading Challenge Januari 2015

Ikutan banyak Reading Challenge di tahun 2015, supaya bisa memangkas timbunan buku. Hari ini baru bergabung dengan grup Komunitas Penimbun Buku, saking banyaknya penimbun buku sampai-sampai ada komunitasnya :p

Tantangan bulan januari adalah membaca 4 buku dari 4 kategori berikut : buku yang lebih dari 500 halaman, buku dengan genre classic romance, buku yang dijadikan film dan buku yang terbit bulan ini. Setelah lirik-lirik tumpukan buku maka didapatlah list buku di bawah ini.

A book with more than 500 pages

Ada 3 buku yang saya incar yang lebih dari 500 halaman. Tapi saya kerucutkan menjadi 2 buku karena buku yang satunya sepertinya tidak bisa kejar target buat membacanya. Jadi antara 2 buku ini aja, Karakteristik Perikehidupan 60 Sahabat Rasulullah karya Khalid Muhammad Khalid atau The Casual Vacancy karya JK Rowling.



Sepertinya saya memilih Karakteristik Perikehidupan 60 Sahabat Rasul aja karena saya juga ikutan Islamic Book Reading Challenge.

A Classic Romance

Bingung mikirin genre ini karena saya nyaris tak punya buku classic romance. Eh tetiba kepikiran ama satu buku yang berjudul Snow Country karya Yasunari Kawabatha yang diterbitkan Gagas Media. Sip deh, moga bisa selesai bacanya :D

A Book That Bacame A Movie

Kembali punya 2 pilihan buat kategori ini yaitu the Strawberry Surprise karya Desi Puspitasari atau Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar. Pilih yang mana? Sepertinya pilih Merry Riana aja deh. Karena saya baru selesai nonton filmnya dan suka banget sama filmnya.

A Book published this Year

Banyak pilihan ini. Pilih yang mana? Sampai bingung mau pilih yang mana. Bagaimana kalau Dua Masa di Mata Fe karya Dyah Prameswarie? Oke. Saya pilih itu aja. Tadinya mau baca Senyum Dahlan karya Tasaro GK, tapi saya mau menyelesaikan Senyum Dahlan sebelum masuk 2015.

Semoga bisa membaca lebih dari 4 judul buku di atas. Saya mau setoran lebih dari satu buku buat IsBRC. Untuk RC dari BBI alias Blog Buku Indonesia di bulan januari saya skip dulu karena saya tidak ikutan event SS, sementara posbar bulan januari adalah buku hasil SS.

Semoga semangatnya bukan di awal saja. Aamiin... :D


Komentar

  1. Whaa 4 bukuuu! Sukses ya mbak! SS itu apa ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Targetnya mau 75 buku tahun ini, Mbak :D jadi sekitar 6-7 buku sebulan. Semoga aja bisa. SS itu event BBI, Mbak. Secret Santa kepanjangannya :D

      Hapus
  2. wow....berat-berat kayaknya. seminggu satu buku aja gw ngos-ngosan, hahahahaa...

    BalasHapus
  3. Hebaaat :))) Semangaat, semangaaat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mamanya Sidqi juga keren bingiiit. Makasiiih, Mbak. Semangaaat :D

      Hapus
  4. Kalau baca sih masih oke mbak Yanti, tapi kalau ngereview itu lho haha
    Aq juga ikutan mbak, cuma belum aplot fotonya :)
    Semangat ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naaah... Bener banget, Mbak Esti. Kalau sama review itu yang berat. Alhamdulillah di grup itu ga pakai review. Baca doang :D
      Semangat juga, Mbak Esti :D

      Hapus

Posting Komentar

Tulis Komentar Anda

Postingan populer dari blog ini

Welcome to Simplyanti

  Assalamualaikum... Annyeong haseyo... Welcome to simplyanti. Akhirnya blog ini jadi juga. Semenjak ingin men-TLD-kan www.hairiyanti.com sebenarnya aku galau antara memakai nama hairiyanti atau simplyanti. Pada akhirnya nama hairiyanti yang kupakai, sementara simplyanti hanya menjadi kenangan. 

Ketika Seorang Anak Punya Ibu Tiri dan Ibu Kandung

"Ibu tiri hanya cinta kepada ayahku saja..." Itu lirik lagu kan ya? Lirik lagu yang sudah familiar di telinga kita. Sehingga anggapan tentang ibu tiri itu selalu jahat juga seperti sesuatu yang mutlak. Belum lagi banyak cerita-cerita rakyat yang berkisah tentang kejamnya ibu tiri. Sebut saja Bawang Merah Bawang Putih, atau kalau dari daratan eropa ada yang namanya Cinderella. Kisah-kisah tersebut juga mampir di telinga anak-anak zaman sekarang. Sama saja lah dengan anak-anak zaman saya dulu yang beranggapan ibu tiri itu kejam binti jahat. Maka sebuah novel anak yang berjudul Aku Sayang Bunda, mendobrak pemikiran-pemikiran tersebut. Terlebih dengan sasarannya yang ditujukan untuk anak-anak.

Menjelajahi Museum di Tiga Kota

* Resensi ini dimuat di Harian Tribun Kaltim Tanggal 10 Januari 2016 Mengunjungi museum adalah salah satu pilihan untuk liburan. Di dalam museum kita bisa melihat dan mendapatkan banyak hal. Liburan pun menjadi lebih bermakna dengan tambahan informasi yang akan memperluas wawasan. Joglosemar nerupakan akronim dari Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Di wilayah Joglosenar banyak museum yang menyimpan koleksi yang menarik. Buku 3 Emak Gaul Keliling 3 Kota ini bercerita tentang perjalanan ke museum-museun yang terdapat di wilayah Joglosemar. Kota pertama yaitu Yogyakarta. Di Yogyakarta terdapat banyak museum dari museum tentang sejarah tempo dulu sampai museum kekinian yang digandrungi anak muda. Museum Affandi, Museum Gunung Merapi, museum Batik Yogyakarta, museum Kereta Keraton Yogyakarta, museum Pusat TNI Au Dirgantara, dan Museum De Mata Trick Eye adalah museum-museum yang dapat dikunjungi di Yogyakarta.