Pages

Rabu, 16 April 2014

Menanti Cinta - Adam Aksara



           Apakah harta bisa membuat kita melakukan apa saja? Dalam beberapa hal mungkin ya, tapi ada juga hal-hal yang tidak bisa kita beli dengan harta, termasuk mempertahankan orang yang kita cintai untuk terus berada di samping kita. Termasuk juga mimpi seseorang yang tidak bisa dibeli dengan harta. 
 
Hal itulah yang menjadi kesimpulan saya selepas membaca sebuah novel berjudul Menanti Cinta karya Adam Aksara. Sebuah novel yang saya dapatkan gratis bersama 99 orang lainnya. Karena novel ini diberikan gratis untuk 100 orang yang bersedia meresensi buku ini. Sebuah penawaran menarik tentunya untuk para pecinta buku :-)

Alex adalah seorang penyandang polio yang menyebabkan kakinya tidak bisa menopang tubuhnya, yang membuat dia harus berada di atas kursi roda dalam membantunya 'berjalan'. Saat kecil, ibunya menghadiahkan padanya seperangkat alat kimia sederhana untuk membuat sabun. Yang kemudian Alex jadi suka mengutak-atik zat-zat kimia, mempelajarinya dan kemudian melakukan percobaan demi percobaan hingga menghasilkan sabun pencuci dan pembersih yang lebih baik dari yang beredar di pasaran. Hal itulah yang menjadi cikal bakal perusahaan keluarganya yang kemudian membuat Alex menjadi kaya raya. 

Walau kaya raya dan berwajah tampan, tapi Alex seperti menutup hatinya untuk tiap wanita. Alex tak pernah merasa percaya diri bisa merebut hati seorang wanita dengan kondisinya yang tergantung pada kursi roda. Namun, hal aneh justru terjadi ketika dia melihat Claire, wanita yang terlihat rapuh dan tak berdaya itu memunculkan perasaan lelaki Alex untuk melindunginya. Maka Alex pun mengerahkan kedigdayaannya dalam membuat hidup Claire yang selalu bermuram durja akan menjadi baik-baik saja.

Saat Claire harus menahan dingin untuk menunggu waktu pulang di malam hari, Alex membuka perpustakaan lama agar Claire dapat menunggu di sana. Saat beasiswa Claire akan terputus, Alex mengusahakan beasiswa ada di tangan Claire. Ketika Claire bermasalah di tempat kerjanya, Alex pun turun tangan tanpa sepengetahuan Claire kalau kemudahan yang dia dapatkan adalah semua karena Alex.

Sampai kemudian saat Claire terusir dari rumahnya, Alex pun menawarkan pekerjaan di rumahnya. Hal yang membuat mereka akhirnya tinggal serumah dan kemudian menjadi dekat dan perasaan keduanya semakin berkembang. Namun, jika Alex bisa mengupayakan segala hal terkait kemudahan dalam hidup Claire, bisakah Alex juga membuat Claire tetap berada di sampingnya selamanya?

Kisah tentang orang kaya yang kemudian jatuh cinta pada orang miskin adalah kisah klasik yang banyak dijumpai sejak zaman dulu kala. Rata-rata kisah seperti itu memang disukai terlebih oleh para kaum wanita, yang mungkin mereka rada bermimpi ada seorang pangeran tampan yang membuat hidup mereka yang biasa-biasa saja menjadi berarti. Cerita seperti itu jugalah yang ada di novel ini. Seorang gadis yang menderita terus menerus, kemudian dijatuhcintai seorang pria kaya raya yang membantunya di tiap kesulitan yang ada.

Ada beberapa bagian yang tidak sejalan dengan apa yang saya yakini yang ada di novel ini, semisal tinggal satu atap dan saya juga sedikit protes dengan keputusan Claire yang terasa mencengangkan buat saya di hampir penghujung cerita. Saya juga dibuat tercengang dengan endingnya yang di luar dugaan saya. Saya sempat terhenti membaca novel ini tapi ketika kemudian membacanya kembali dari awal, saya bisa menyelesaikannya dengan tuntas dalam waktu yang lumayan singkat. Hal itu terjadi karena novel ini memang membawa rasa penasaran hingga ke bagian endingnya. 

Untuk sebuah terbitan indie, saya melihat novel Menanti Cinta dari segi cover dan cetakan sudah cukup bagus. Bisa bersaing dengan penerbit mayor. Jika ada beberapa teman-teman yang mengeluhkan ada halaman terlepas, Alhamdulillah novel di tangan saya tetap utuh dan tidak ada satu halaman pun yang terlepas.


Judul : Menanti Cinta
Penulis : Adam Aksara
Penata Letak : Ihwan Hariyanto
Desainer Sampul : Chandra AW
Tahun Terbit : 2014
Penerbit : Mozaik Indie Publisher
Tebal Buku : viii + 221 Halaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis Komentar Anda

LinkWithin